Terminal Cicaheum Resmi Berhenti Layani AKAP dan AKDP, Seluruh Bus Dipindah ke Leuwipanjang.

Lalu Lintas Nasional

Kota Bandung – Wajah transportasi di Kota Bandung resmi berubah total.Mulai 26 Mei 2026, seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Cicaheum resmi dihentikan dan dipindahkan sepenuhnya ke Terminal Leuwipanjang (29/05/2026).

Kebijakan ini langsung mengubah pola keberangkatan penumpang yang selama puluhan tahun identik dengan kawasan Bandung Timur. Kini, seluruh armada bus antarkota dipusatkan di Terminal Leuwipanjang sebagai bagian dari proyek besar pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Perubahan besar tersebut masih menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Sejumlah calon penumpang diketahui masih mendatangi Terminal Cicaheum karena belum mengetahui adanya pemindahan layanan bus tersebut.

Petugas terminal pun terus melakukan sosialisasi dan memberikan pengumuman kepada masyarakat agar tidak salah tujuan keberangkatan, terutama bagi penumpang tujuan Garut dan sejumlah kota lainnya yang kini sudah tidak lagi dilayani dari Terminal Cicaheum.

“Kami terus memberikan informasi kepada masyarakat karena masih banyak penumpang yang datang ke Cicaheum untuk mencari bus AKAP maupun AKDP,” ujar salah satu petugas terminal di lokasi.

Pemindahan seluruh layanan bus ke Terminal Leuwipanjang disebut sebagai langkah strategis pemerintah dalam menata sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan modern melalui pengembangan BRT Bandung Raya.

Namun di sisi lain, penutupan aktivitas bus antarkota di Terminal Cicaheum juga diprediksi berdampak terhadap roda ekonomi masyarakat sekitar terminal. Selama ini kawasan Cicaheum dikenal hidup dengan aktivitas penumpang, pedagang, angkutan umum hingga kendaraan antarkota yang hilir mudik setiap hari.

Sejumlah warga pun mulai mempertanyakan efektivitas pemusatan seluruh armada bus di Leuwipanjang. Sebagian menilai kebijakan tersebut dapat membuat transportasi lebih tertata, namun tidak sedikit pula yang khawatir akses perjalanan masyarakat menjadi lebih jauh dan merepotkan, khususnya bagi warga Bandung Timur.

Pemerintah diharapkan segera melakukan sosialisasi masif serta memastikan konektivitas angkutan penghubung menuju Terminal Leuwipanjang agar perpindahan sistem transportasi ini tidak menyulitkan masyarakat.

Apakah pemindahan seluruh bus ke Leuwipanjang akan membuat transportasi Kota Bandung semakin tertata, atau justru makin menyulitkan warga ?

Tulis pendapat Anda di kolom komentar dan ikuti terus update berita terbaru Kota Bandung setiap hari ?

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *