Pemprov Jabar Buka SPMB 2026 Sekolah Maung, Seleksi Fokus Jalur Prestasi

Nasional Pemerintahan Pendidikan

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersiap membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk program Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung pada 25 hingga 29 Mei 2026 mendatang. Program pendidikan unggulan tersebut langsung menjadi perhatian publik karena proses penerimaannya hanya melalui jalur prestasi tanpa menggunakan sistem zonasi.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa Sekolah Maung dirancang sebagai sekolah unggulan berbasis kualitas dan kompetensi siswa. Karena itu, mekanisme seleksi akan sepenuhnya menitikberatkan pada kemampuan akademik maupun nonakademik calon peserta didik.

Menurut Purwanto, jalur akademik akan menilai sejumlah aspek penting, mulai dari kemampuan belajar siswa, potensi akademik, hingga kategori peserta didik berbakat istimewa. Sistem tersebut diharapkan mampu menjaring siswa-siswa terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Selain jalur akademik, calon siswa juga dapat mengikuti seleksi melalui jalur nonakademik dengan melampirkan sertifikat kejuaraan resmi. Prestasi yang diakui meliputi bidang olahraga, seni, keagamaan, hingga kepemimpinan.

“Sekolah Maung memang diproyeksikan menjadi sekolah unggulan yang mengedepankan kualitas siswa melalui capaian prestasi. Karena itu seleksi dilakukan secara kompetitif berbasis kemampuan,” ujar Purwanto.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat terdapat 41 sekolah negeri yang masuk dalam program Sekolah Maung. Jumlah tersebut terdiri atas 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.

Program Sekolah Maung disebut menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Jabar dalam meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan pusat pendidikan unggulan di tingkat SMA dan SMK negeri. Dengan kapasitas mencapai sekitar 21 ribu siswa, program tersebut diharapkan mampu menampung pelajar berprestasi dari seluruh daerah.

Dinas Pendidikan Jawa Barat saat ini juga mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua dan calon peserta didik, agar memahami perubahan sistem penerimaan yang berbeda dari sekolah negeri pada umumnya.

Sosialisasi tersebut dilakukan menjelang pembukaan pendaftaran resmi SPMB 2026 yang dijadwalkan dimulai pada pekan depan. Pemerintah berharap proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan mampu melahirkan generasi unggul di Jawa Barat.

Program Sekolah Maung sendiri menjadi salah satu inovasi pendidikan yang tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat daya saing pelajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *