KBB – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Johan (56), pekerja Pondok Pesantren Nurul Huda yang hanyut di Sungai Cikapundung, akhirnya ditemukan. Jasad korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Jembatan BBS, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu malam, 16 Mei 2026.
Jenazah tersebut kemudian dilakukan identifikasi oleh tim Inafis Polres Cimahi. Karena hasil identifikasi awal belum menunjukkan kecocokan, korban selanjutnya dibawa ke RSHS Bandung untuk pemeriksaan lanjutan. Ikhwan mengatakan identitas korban dipastikan melalui ciri fisik dan data digital.
“Hasil identifikasi Inafis dan ciri korban dari yang disebutkan pihak keluarga, giginya jadi salah satu ciri khas, kemudian secara data digital korban tersebut korban yang kami cari atas nama almarhum Johan,” ujar Komandan Tim SAR Gabungan, Ikhwan.
Ia menjelaskan jasad korban bisa terbawa hingga ke Jembatan BBS karena aliran Sungai Cikapundung terhubung dengan Sungai Citarum. Korban terseret arus deras hingga akhirnya ditemukan di lokasi tersebut.
Untuk diketahui, Johan dilaporkan terbawa arus air bah saat sedang membersihkan peralatan pekerjaan bangunan di Sungai Cikapundung yang berada tepat di depan Pondok Pesantren Nurul Huda, pada Kamis sore, 14 Mei 2026.
(Redaksi)
