Kota Bandung – Satu unit rumah tinggal di Jalan Gumuruh, Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, ludes dilahap si jago merah pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Proses pemadaman sempat mengalami hambatan karena lokasi rumah berada di gang sempit di kawasan bantaran sungai.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Leon, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran saat api sudah dalam kondisi membesar.
“Kami menerima laporan pukul 15.05 WIB. Response time kami sekitar 10 menit. Saat laporan masuk, kondisi api sudah membesar,” ujar Leon kepada wartawan di lokasi kejadian.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Diskar PB Kota Bandung mengerahkan sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran beserta personel ke lokasi.
Namun setibanya di lokasi, petugas mengalami kendala akses jalan yang sempit sehingga proses penanganan harus dilakukan dengan membentangkan selang cukup jauh menuju titik api.
“Akses masuk melalui gang sempit, sehingga kami harus menggelar selang kurang lebih sepanjang 120 meter,” katanya.
Petugas kemudian berjibaku memadamkan kobaran api yang sempat nyaris merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Beruntung, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB.
“Luas area yang terbakar sekitar 48 meter persegi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Leon.
Ia menjelaskan, rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan material bagian atas berbahan kayu sehingga api cepat membesar dan menghanguskan isi bangunan.
“Rumah tinggal yang terbakar semi permanen, bagian bawah bata dan bagian atas kayu,” jelasnya.
Sementara itu, terkait penyebab pasti kebakaran, pihak Diskar PB menyebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.
Di sisi lain, pemilik rumah bernama Muin (58) mengaku tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi. Ia tengah bekerja ketika menerima kabar rumahnya terbakar.
“Saya lagi kerja. Anak saya tadi juga sempat pulang ngojek, terus tidur, habis itu main ke rumah temannya. Tiba-tiba saya dapat telepon kalau rumah kebakaran,” tutur Muin dengan wajah sedih.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan rumah beserta sejumlah barang di dalamnya hangus terbakar. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang dialami korban.
(Redaksi)
