Kebakaran Hanguskan Kamar Kontrakan di Bandung Kulon, Diduga Akibat Korsleting Listrik.

Nasional Peristiwa

KOTA BANDUNG – Sebuah kamar di rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Lebe, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, dilalap si jago merah pada Jumat pagi, 22 Mei 2026. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu kamar rumah kontrakan tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengatakan, laporan kejadian diterima petugas pada pukul 07.23 WIB. Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah saat hendak pulang ke kediamannya.

“Ketika hendak pulang terlihat sudah ada api di bagian kamar. Pemilik rumah sempat berupaya memadamkan api menggunakan air sebelum akhirnya terpaksa menyelamatkan diri serta sejumlah barang berharga karena kobaran api semakin tidak terkendali,” ujar Soni saat dikonfirmasi.

Setelah menyadari api semakin membesar, pemilik rumah segera menghubungi layanan darurat 113 untuk meminta bantuan pemadaman.

Petugas dari UPTD Wilayah Barat kemudian tiba di lokasi pada pukul 07.35 WIB dengan response time sekitar 13 menit. Proses penanganan sempat terkendala karena akses jalan menuju lokasi cukup sempit.

Dalam penanganan insiden tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari tiga unit pancar UPTD Barat dan satu unit pancar wilayah Selatan dengan total 17 personel.“Petugas langsung melakukan pemadaman di area yang terbakar,” katanya.

Soni menjelaskan, sempitnya akses jalan membuat petugas harus menggelar selang hingga sekitar 315 meter dari titik parkir kendaraan menuju lokasi kebakaran. Selain itu, petugas juga membuat dua jalur pancaran air sebagai upaya penyekatan agar api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Akibat kejadian itu, satu kamar rumah kontrakan dengan luas area terbakar sekitar 30 meter persegi hangus dilalap api dari total bangunan seluas 95 meter persegi. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.“Penyebab kejadian diduga akibat korsleting listrik,” ucapnya.

Sebanyak 10 penghuni kontrakan berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Selain itu, petugas pemadam juga berhasil menyelamatkan bangunan di sekitar lokasi yang dihuni 12 kepala keluarga dengan total 27 jiwa sehingga api tidak meluas ke permukiman lainnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat tinggal guna mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *