MANTAN ANGGOTA POLISI NAPI LAPAS KELAS IIA PALANGKA RAYA DITEMUKAN TEWAS DI SEL ISOLASI, DIDUGA AKIBAT GAGAL JANTUNG

Kriminal Peristiwa TNI & POLRI

Palangka Raya – Seorang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya bernama Anton Kurniawan ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sel isolasi pada Sabtu malam, 30 Mei 2026. Korban diketahui merupakan mantan anggota kepolisian yang sedang menjalani masa pidana di lapas tersebut (01/06/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas lapas saat melaksanakan kontrol rutin terhadap warga binaan sekitar pukul 20.35 WIB.

Kecurigaan petugas muncul ketika Anton Kurniawan tidak memberikan respons saat dipanggil dari luar kamar huniannya. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar sel isolasi yang ditempatinya.

Diketahui, Anton sebelumnya ditempatkan di blok isolasi setelah diduga melakukan upaya melarikan diri atau kabur dari dalam lapas. Penempatan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang diterapkan pihak lembaga pemasyarakatan.

Mengetahui kondisi korban, petugas lapas segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi guna kepentingan penyelidikan dan autopsi.

Dari hasil autopsi sementara yang dilakukan oleh pihak kepolisian, korban diduga kuat meninggal dunia akibat gagal jantung. Meski demikian, aparat penegak hukum masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian serta memastikan tidak adanya faktor lain yang turut berkontribusi terhadap peristiwa tersebut.

Pihak berwenang menyatakan bahwa proses penyelidikan dan pemeriksaan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin transparansi serta memberikan kepastian kepada keluarga korban maupun masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Lapas Kelas IIA Palangka Raya dan aparat kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan serta data pendukung terkait insiden tersebut.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *