Kota Bandung – 30 Mei 2026 – Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Jalan Plered IX, Kelurahan Antapani, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Sabtu (30/5/2026). Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba sempat membuat panik warga sekitar yang berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sebelum petugas tiba di lokasi.
Kapolsek Antapani, Kompol Yusuf Tojiri, membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga di wilayah hukumnya.
“Telah terjadi kebakaran sebuah rumah,” ujar Kompol Yusuf Tojiri dalam keterangan resminya.
Berdasarkan hasil keterangan saksi dan penyelidikan awal, api pertama kali diketahui muncul dari area belakang rumah. Seorang saksi mata bernama Eli mengaku melihat percikan api yang berasal dari dekat pintu dapur bagian belakang rumah.
Menyadari adanya bahaya kebakaran, Eli langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Sejumlah warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal karena di lokasi terdapat sejumlah barang dan material yang mudah terbakar. Akibatnya, api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan.
“Api semakin lama semakin besar dan membakar ban yang ada di belakang serta roda-roda yang berada di halaman belakang yang digunakan untuk penyimpanan roda-roda dagangan sebanyak 10 roda,” kata Yusuf.
Kobaran api yang terus membesar membuat warga khawatir api akan merembet ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian dan unsur terkait kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pengamanan area sekitar. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang terdapat barang-barang mudah terbakar, guna mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.
(Redaksi)
